Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komputer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Mei 2013

Pengertian dan Fungsi Audacity

Software Multimedia

Pemutar Audio dan Video


Selain untuk bermain game,komputer juga bisa untuk kebutuhan multimedia, seperti mendengarkan musik atau menonton film. Bahakan beberapa software dibuat khusus untuk bisa mengaransemen musik.

Sekaarang kita bahas mengenai Audacity

Audacity merupakan software yang di produksi khusus untuk mengolah file berbasis audio.

Audacity menolah audio dengan cara memotong,memperbanyak, menyatukan track satu dengan yang lain, merekam suara atau memberikan efek khusus pada suara. Audacity memiliki tampilan audio atau suara yang berupa grafik spectogram yabg berdasarkan waktu, sehingga tampilan tersebut mempermudah suara untuk diolah. Untuk memudahkan pekerjaan ketika mengolah suara, kita bisa memperbesar [zoom] grafik suara, sehingga kita bisa lebih mudah menentukan titik  suara yang harus di potong.
download secara gratis. klik download untuk audacity

»»  Baca Selengkapnya...

Fungsi Print Spooler

Printer di ambil dari dua suku kata bahasa inggris "Print dan Er". Print artinya Cetak, Sedangkan Er kata ganti orang maupun benda. Printer jika diartikan secara luas berarti Pencetak atau alat cetak, baik itu alat cetak gambar, cetak Spanduk, Cetak Plat dan sebagainya.
Biasanya printer kita ERROR, menarik kertas terus menerus. berikut solusi nya :

1. Klik Start

2. Klik kanan pada my computer -> klik manage

3. Pilih device manager 

»»  Baca Selengkapnya...

Pengertian Ad-hoc dan cara setting adhoc

AD-HOC


Hey sobat blogger. disini saya akan menjelaskan ad-hoc itu apa ?
Definisi ad hoc network adalah desentraliasi dari jaringan wireless, disebut ad hoc network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada, seperti router dalam jaringan kabel ataupun Access Point pada jaringan nirkabel.

Ad hoc adalah sebuah istilah dari bahasa Latin yang populer dipakai dalam bidang keorganisasian atau penelitian. Istilah ini memiliki arti "dibentuk atau dimaksudkan untuk salah satu tujuan saja" atau sesuatu yang "diimprovisasi".

Dalam Ad hoc network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain, jadi penentuan node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas dari jaringan itu sendiri.

Cara setting ad-hoc :

1. Open network Sharing Center

2. Klik set up a new connection or network

3. Klik set up a wireless ad hoc

4. Lalu ketikan nama network nya pilih WPA2-Personal, masukan kata sandi

sekian :)
»»  Baca Selengkapnya...

Minggu, 12 Mei 2013

Mengatasi Speaker Laptop yang Kresek - Kresek

Speaker

Pada saat saya lagi dengerin musik itu saya merasa terganggu, tahukah kenapa ? speaker pada laptop kresek - kresek sudah kaya semut saja. cara mengatasi nya bisa kita download SRS premium sound dowload disini ya

Thanks Semoga Bermanfaat yaa :D
»»  Baca Selengkapnya...

Minggu, 10 Maret 2013

8 Elemen SEO


   8 Elemen dasar pendukung SEO antara lain:
  1. Keterkaitan nama Domain
  2. Title (judul)
  3. Meta Keyword
  4. Meta Deskripsi
  5. Keterkaitan isi/konten
  6. Sitemap
  7. Natural Listing
  8. Backlink


Keterkaitan Nama Domain
Cara kerja search engine pertama kali ketika dimasukkan keyword adalah menyesuaikan antara

keyword tersebut dengan nama domain dari sebuah website atau blog. Jadi, pertimbangkanlah baik-baik sebelum menentukan nama domaiin. Usahakan sebuah nama domain bisa mencakup isi dari materi dari sebuah website/blog.
Title (Judul)
Penggunaan dan penempatan sebuah title atau judul akan membantu sebuah blog untuk dapat bertanding di urutan atas Google. Untuk itu, usahakan judul blog atau artikel mempunyai korelasi antara keyword dan deskripsi dari materi sebuah blog.

Meta Keyword
Metadata mencakup semua informasi pada sebah data. Hal ini berlaku juga untuk website atau blog, Anda bisa menggunakan tag meta, . Meta data yang berguna untuk mendukung SEO adalah meta keyword dan meta deskrifsi.
Jika anda sudah mengatur meta keyword dan cocok dengan keyword yang dimasukkan oleh pengguna internet pada mesin pencari, website/blog anda akan muncul diantara jutaan website atau blog web yang ada. Walaupun tidak semua pengguna internet menggunakan mesin pencarian yang sama, bahkan ada beberapa algoritma mesin pencarian yang sama, bahkan ada beberapa algoritma mesin pencari tidak memakai meta keyword untuk melakukan proses pecarian, tetapi alangkah bijaksana bila kita tetap memakai meta keyword.
Kode perintah meta keyword yang kita atur untuk memudahkan mesin pencari menemuan website atau blog kita adaah sebagai berikut.
<meta content='keyword yang diinginkan'name='keyword'/>

Berikut ini langkah-langkah untuk memasukkan kata keyword di blogger.
  1. Masukkan kode diatas pada tata letak > Edit HTML
  2. Letakkan kode meta keyword tersebut diantara <head> dan </head>
  3. Keyword bisa ditulis pada bagian content. Jika lebih dari satu dapat dipisah dengan tanda koma(,)
Meta Deskripsi
Meta Deskripsi tak kalah penting dengan meta keyword, kedua meta ini memang harus diletakkan di sebuah website atau blog agar mesin pencari mampu menemukan website/blog Anda. Keyword dan deskripsi yang tepat akan membawa website/blog anda ke urutan atas google. Sama seperti meta keyword, langkah-langkah menggunakan meta deskripsi di Blogger adalah seagai berikut:
  1. Masukkan kode berikut pada Tata Letak > edit HTML 
  2. <meta content='deskripsi blog yang diinginkan sesuai dengan isi blog'name='description'/>
  3. Letakkan kode meta keyword tersebut diantara <head> dan </head>
  4. Deskripsi bisa ditulis pada bagian content
Keterkaitan Isi/Konten
Dala konten sebuah blog kita bisa mencantumkan dan memberikan korelasi antara isi posting setiap artikel dengan keyword. Dengan Korelasi yang baik, mesin pencari aka semakin bersahabat dengan blog kita, dan mamu membawa keurutn terhormat dijajaran atas para mesin pencari. Jadi, usahakan kita selalu konsisten dengan apa yang selalu kita tulis dalam artikel dengan seluruh korelasi keyword, title dan deskripsi dari blog. Semakin banyak kita mengulang-ulang dan measukkan keyword ke dalam isi artikel, maka blog kita akan semakin berani tampil dihalaman awal mesin pencari.
Sitemap
Sitemap bisa diumpamakan sebagai sebuah peta dari seluruh isi blog kita. Dengan sitemap blog akan semakin mudah untuk dikenali oleh mesin pencari.
Natural Listing
Yaitu salah satu elemen lain untuk optimasi SEO dengan cara mendaftarkan website/blog kita ke mesin pencari maupun ke web directory. Tidak harus banyak, cukup mendaftarkan website/blog kita ke beberapa mesin pencari yang memiliki tingkat popularitas tinggi dan sering dipakai oleh pengguna internet.


»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 21 Februari 2013

Pengertian IPTables

Pengertian IPTABLES


Iptables adalah suatu tools dalam sistem operasi linux yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan filter (penyaringan) terhadap (trafic) lalulintas data. Secara sederhana digambarkan sebagai pengatur lalulintas data. Dengan iptables inilah kita akan mengatur semua lalulintas dalam komputer kita, baik yang masuk ke komputer, keluar dari komputer, ataupun traffic yang sekedar melewati komputer kita.

~Bagaimana Cara Perintahnya?
iptables [–t tables] [option] [rule] [target]

Contohnya:
iptables –P FORWARD ACCEPT
~Apa saja yang bisa dilakukan dengan iptables?
Dengan kemampuan tools iptables ini, kita bisa melakukan banyak hal dengan iptables. Yang paling penting adalah bahwa dengan iptables ini kita bisa membuat aturan (rule), untuk arus lalulintas data. Aturan aturan itu dapat mencakup banyak hal, seperti besar data yang boleh lewat, jenis paket/datagram yang dapat diterima, mengatur trafic berdasar asal dan tujuan data, forwarding, nat, redirecting, pengelolaan port, dan firewall.

Keterangan:
1. Data masuk ke dalam sistem komputer bisa melalui banyak jalan, biasanya melalui network interface. Bisa berupa card dan dapat pula berupa wifi lan atau yang lain. Setelah masuk sistem, maka data tersebut akan segera masuk ke dalam decission maker, yang menentukan bahwa data itu akan di proses ke dalam komputer (input) atau akan di lewatkan (forward).

2. Setelah data masuk jika data tersebut mendapatkan rantai FORWARD maka akan segera masuk dalam aturan dalam rule FORWARD tersebut.

3. Jika data masuk ke dalam rantai input, maka data akan mengalami rule

Perlakuan apa saja yang dialami data oleh iptables?

Perlakuan yang dialami oleh data/paket data oleh iptables digambarkan melalui tabel. Macam tabelnya adalah:
1. Filter : tabel default yang ada dalam penggunaan iptables
2. NAT : tabel ini digunakan untuk fungsi NAT, redirect, redirect port
3. Mangle : tabel ini berfungsi sebagai penghalus proses pengaturan paket

~Bagaimana kita bisa peroleh informasi tentang iptables tersebut di dalam sistem operasi linux?
Kita bisa peroleh info tentang iptables, dengan cara mengetikkan:
man iptables
atau
iptables –help

Perintah man adalah untuk mendapatkan manual penggunaaan dari iptables ini. Sedangkan help adalah untuk mendapatkan informasi help dari iptables tersebut.
- OPTION
Option terdiri dari command, dan parameter serta opsi tambahan

COMMAND
Command dan rule yang dipasang pada iptables (firewall) memiliki ketentuan. Pada dasarnya iptables pada komputer dianggap sebagai TABEL IP sesuai dengan namanya. System hanya akan menjalan rule yang ada pada tabel. Sedangkan rule yang sudah ada pada iptables juga dapat di hapus atau di replace dengan rule lain. Berikut beberapa command untuk penambahan, penghapusan dan operasi sejenisnya yang akan diperlakukan terhadap rule.

Daftar  Perintah berikut keterangan
-A atau –append Melakukan penambahan rule
-D atau –delete Melakukan penghapusan rule
-R atau –replace Melakukan replacing rule
-L atau –list Menampilkan ke display, daftar iptables
-F atau –flush Menghapus daftar iptables/pengosongan
-I atau –insert Melakukan penyisipan rule
-N atau –new-chain Melakukan penambahan chain baru
-X atau –delete-chain Melakukan penghapusan chain
-P atau –policy Memberikan rule standard
-E atau –rename Memberikan penggantian nama
-h atau –help Menampilkan fasilitas help
Table 1. Table Command iptables


Parameter
Parameter iptables digunakan sebagai pelengkap yang diperlukan untuk tujuan spesifikasi rule tersebut

Parameter berikut Keterangan
-p, –protocol (proto) Parameter ini untuk menentukan perlakuan terhadap protokol
-s, –source (address) –-src Parameter untuk menentukan asal paket
-d, –destination (address) –-dst Parameter untuk menentukan tujuan paket
-j, –jump (target)
-g, –goto (chain)
-i, –in-interface Masuk melalui interface (eth0, eth1 dst)
-o, –out-interface
[!] -f, –fragment
-c, –set-counters
Table 2. Tabel Parameter iptables



Parameter berikut Keterangan
–sport
–source-port Menentukan port asal
–dport
–destination-port Menentukan port tujuan
–tcp-flags Menentukan perlakuan datagram
–syn
Table 3. Tabel Parameter detail

Selanjutnya apa itu yang disebut dengan chain?
Chain/rantai digambarkan sebagai jalur aliran data. Chains yang diperlukan untuk iptables ini antara lain:

Chain berikut Keterangan
FORWARD Route packet akan di FORWARD tanpa di proses lanjut di local
INPUT Route packet masuk ke dalam proses lokal sistem
OUTPUT Route packet keluar dari local sistem
PREROUTING Chain yang digunakan untuk keperluan perlakuan sebelum packet masuk route. Biasanya dipakai untuk proses NAT
POSTROUTING Chain yang digunakan untuk keperluan perlakuan sesudah packet masuk route. Biasanya dipakai untuk proses NAT
Tabel 4. Tabel Chain




Chain PREROUTING dan POSTROUTING dimaksudkan sebagai jalur data sebelum dan sesudah data tersebut masuk ke dalam route.
PREROUTING: data sebelum masuk jalur route, akan di kenakan rule
POSTROUTING: data sebelum masuk akan dikenakan route

Apakah target itu?
Target adalah tujuan perlakuan terhadap rule. Pada target ini terletak keputusan, paket data mau diapakan, apakah mau di tolak, atau diteruskan atau diolah terlebih dahulu. Berikut daftar table target iptables

Target berikut Keterangan
ACCEPT Rantai paket tersebut diterima dalam rule
DROP Rantai paket tersebut “dijatuhkan”
REJECT Rantai paket tersebut ditolak seperti DROP
DNAT Rantai paket di “destination nat” kan ke address lain
SNAT Rantai paket di arahkan ke source nat tertentu
REDIRECT Rantai paket di redirect ke suatu addres dan port tertentu
MASQUERADE Bekerja seperti SNAT tapi tidak memerlukan source
REJECT Bekerja seperti DROP

Contoh beberapa kasus untuk iptables
Misalkan terdapat sebuah jaringan komputer menggunakan koneksi internet dengan IP ADDRESS publik
222.124.132.91 (eth0)
Server gateway memiliki 3 anak jaringan (jaringan lokal) dengan dibedakan subnet

192.168.0.0/24 (eth1)
192.168.1.0/24 (eth2)
192.168.10.0/24 (eth3)

Kondisi dalam jaringan, eth3 tidak diperbolehkan melakukan akses ke internet tetapi diperbolehkan masuk ke jaringan lokal lainnya melalui protokol http. Sedangkan eth1 dan eth2 diperbolehkan melakukan akses ke internet. Pada IP ADDRESS 192.168.1.10 terdapat webserver, dan pada IP Address 192.168.1.12 terdapat koleksi intranet yang akan dipublish ke internet. Disamping itu, koneksi internet 1 mega tersebut akan di share, untuk semua komputer di eth2 akan dibatasi pemakaiannya maksimal 10kbps. Berikut contoh sederhana routin firewallnya
#/bin/bash
#blok semua address (default), pada dasarnya semua akses di blok
iptables –P INPUT –j DROP
#bersihkan table
iptables –F
iptables –t nat –F
iptables –t mangle -F
#perkecualian dengan syarat tertentu
iptables -A INPUT -d 192.168.1.0/24 -m limit –limit 10/s –limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m limit –limit 10/s –limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.0.0/24 –j MASQUERADE
iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.1.0/24 –j MASQUERADE
#forward webserver dan intranet
iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp –dport 80 -j DNAT –to 192.168.0.10:80
iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp –dport 88 -j DNAT –to 192.168.0.12:80
#redirect ke squid
iptables –t nat –A PREROUTING –s 192.168.10.0/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
iptables –t nat –A PREROUTING –s 192.168.10.1/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
Perjalanan paket yang diforward ke host yang lain

1. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.
2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.
3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada table Mangle. Chain ini berfungsi untuk me-mangle (menghaluskan) paket, seperti merubah TOS, TTL dan lain-lain.
4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan DNAT (Destination Network Address Translation).
5. Paket mengalami keputusan routing, apakah akan diproses oleh host lokal atau diteruskan ke host lain.
6. Paket masuk ke chain FORWARD pada tabel filter. Disinlah proses pemfilteran yang utama terjadi.
7. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan SNAT (Source Network Address Translation).
8. Paket keluar menuju interface jaringan, contoh eth1.
9. Paket kembali berada pada jaringan fisik, contoh LAN.

Perjalanan paket yang ditujukan bagi host lokal

1. Paket berada dalam jaringan fisik, contoh internet.
2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.
3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel mangle.
4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat.
5. Paket mengalami keputusan routing.
6. Paket masuk ke chain INPUT pada tabel filter untuk mengalami proses penyaringan.
7. Paket akan diterima oleh aplikasi lokal.

Perjalanan paket yang berasal dari host lokal

1. Aplikasi lokal menghasilkan paket data yang akan dikirimkan melalui jaringan.
2. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel mangle.
3. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel nat.
4. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel filter.
5. Paket mengalami keputusan routing, seperti ke mana paket harus pergi dan melalui interface mana.
6. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel NAT.
7. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.
8. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.

3. Sintaks IPTables
iptables [-t table] command [match] [target/jump]

»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 06 Februari 2013

Mengkonfigurasi 2 Router

 
Intinya adalah, EIGRP berfungsi untuk menghubungkan router 1 dengan router yang lain dengan cara mengenalkan network-network pada setiap interface yang berada pada router itu sendiri…ya, kurang lebihnya kayak pengaturan gateway pada setiap PC gitu….pembahasan network ini sendiri yang sedikit rumit, disini langsung saja saya pilihkan contoh kasus yang mudah, sedangkan untuk network, akan saya coba membahasnya pada artikel selanjutnya, intinya alamat network itu tidak bias dipakai pada jaringan sama halnya seperti broadcast…

Langkah-langkah :
1.       Atur ip address PC01 menjadi 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 gateway 192.168.1.3
2.       Atur ip address PC02 menjadi 172.10.10.10 dengan subnet mask 255.255.0.0 gateway 172.10.10.20
3.       Klik 2x router dan atur setiap interfacenya dengan masuk pada tab CLI…
4.       Misal pada router 0 :
a.       Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b.      Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c.       Router>enable --> ‘mengaktifkan router’
d.      Router#configure terminal --> ‘configurasi router’
e.      Router(config)#interface fa 0/0 --> ‘mengaktifkan ethernet 0/0’ – sesuaikan dengan pengaturan awal 0/0 atau 0/1’
f.        Router(config-if)#ip address 192.168.1.3 255.255.255.0 --> ‘memberikan ip address dan subnet mask’
g.       Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
h.              Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/0’
i.         Router(config)#interface fa 0/1 --> ‘mengaktifkan Ethernet 0/1’
j.        Router(config-if)#ip address 192.168.0.1 255.255.255.252 --> ‘memberikan ip address dan subnet mask’
k.       Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
l.         Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/1’
m.    Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
n.      Router#write --> ‘menyimpan perintah-perintah sebelumnya agar router dapat berjalan normal’
5.       Lakukan hal yang sama pada router 1 :
a.       Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b.      Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c.       Router>enable
d.      Router#configure terminal
e.      Router(config)#interface fa 0/0
f.        Router(config-if)#ip address 172.10.10.20 255.255.0.0
g.       Router(config-if)#no shutdown
h.      Router(config-if)#exit
i.         Router(config)#interface fa 0/1
j.        Router(config-if)#ip address 192.168.0.2 255.255.255.252
k.       Router(config-if)#no shutdown
l.         Router(config-if)#exit
m.    Router(config)#exit
n.      Router#write
6.       Oke, pengaturan ip addres pada setiap router sudah dilakukan, namun, hal ini tidak serta merta PC01 dan PC02 langsung terhubung, coba aja diping, pasti RTO alias ‘Request Time Out’


1.       Selanjutnya adalah setting EIGRP…
2.       Pada router 0
a.       Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b.      Router>enable --> ‘mengaktifkan router kembali’
c.       Router#configure terminal --> ‘masuk pada konfigurasi router’
d.      Router(config)#router eigrp 10 --> ‘masuk pada pengaturan router eigrp 10’
e.      Router(config-router)#network 192.168.1.0 --> ‘atur network gateway atau fa 0/0’
f.        Router(config-router)#network 192.168.0.0 --> ‘atur network fa 0/1’
g.       Router(config-router)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router eigrp’
h.      Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
i.         Router#write --> ‘lakukan penyimpanan’
3.       Lanjut pada router 1
a.       Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b.      Router>enable
c.       Router#configure terminal
d.      Router(config)#router eigrp 10
e.      Router(config-router)#network 172.10.0.0
f.        Router(config-router)#network 192.168.0.0
g.       Router(config-router)#exit
h.      Router(config)#exit
i.         Router#write
4.       Kalo sudah, sekarang coba kita ping dari pc01 ke pc02…langsung aja ya…
 

.       Oke guys, semoga bermanfaat ya…selanjutnya coba studi kasus lagi…buatkan saya design seperti ini…
»»  Baca Selengkapnya...
DMCA.com Instagram
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...